Saat akan membangun sebuah usaha, Anda tentunya harus memahami berbagai macam perizinan yang memerlukan pengurusan sejak awal. Salah satunya adalah izin usaha berbasis risiko yang mencakup berbagai sektor usaha di Indonesia. Sektor ini sangat luas, mulai dari bidang kelautan hingga sektor keagamaan.

Perusahaan membutuhkan perizinan tersebut untuk memperoleh legalitas resmi dari pihak pemerintah. Melalui legalitas inilah, sebuah perusahaan akan lebih mudah mengelola beragam keperluan operasional. Hal ini mencakup urusan perpajakan hingga administrasi internal agar bisnis berjalan tanpa kendala hukum.

Sekilas Tentang Konsep Izin Usaha Berbasis Risiko

Sebelum melangkah pada cara pembuatannya, ada baiknya para pelaku usaha mengenal gambaran umum dari perizinan ini. Pemahaman awal sangat penting supaya pemilik badan usaha tidak melakukan kesalahan saat menginput data.

Izin usaha berbasis risiko merupakan sebuah legalitas yang membolehkan pengusaha untuk menjalankan aktivitas bisnisnya secara sah. Pemerintah menetapkan jenis izin ini berdasarkan tingkat kemungkinan terjadinya kerugian atau bahaya dari suatu usaha.

Aturan mengenai hal ini tertuang secara jelas dalam UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Untuk mengajukan perizinan ini, Anda wajib menyiapkan sejumlah persyaratan tertentu agar sistem dapat memproses permohonan Anda dengan baik.

Syarat Mengajukan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Sebagaimana penjelasan sebelumnya, Anda membutuhkan dokumen syarat agar pengajuan ini berhasil. Melalui pendaftaran ini, pengusaha bisa mengetahui perbedaan antara NIB biasa dan NIB berbasis risiko secara teknis. Berikut adalah beberapa persyaratan utama untuk mengajukan perizinan tersebut:

  • Menyiapkan data diri berupa KTP dari pihak penanggung jawab perusahaan.

  • Menyertakan akta perubahan atau akta pendirian AHU bagi pelaku usaha non-perorangan.

  • Melampirkan IMB (PBG) atau bukti perjanjian sewa lokasi tempat usaha.

  • Menyiapkan NPWP badan usaha atau NPWP pribadi milik pimpinan perusahaan.

  • Menyertakan dokumen lingkungan seperti UKL-UPL atau DPLH yang sudah melalui proses penapisan oleh Dinas Lingkungan Hidup.

Hal Penting dalam Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Ada sejumlah poin krusial yang patut Anda perhatikan ketika hendak melakukan pengurusan izin. Hal tersebut meliputi pembagian sektor usaha hingga klasifikasi tingkat risiko sebagai berikut:

1. Pembagian Sektor Usaha

Dengan memahami sektor usaha, pengusaha mampu memetakan risiko bisnis mereka secara akurat. Langkah ini juga membantu Anda mengenali contoh usaha risiko tinggi yang memerlukan pertimbangan matang. Sektor yang memerlukan perizinan ini meliputi pertanian, energi, perindustrian, pariwisata, hingga pertahanan dan keamanan.

2. Penetapan Tingkat Risiko Bisnis

Selain sektor, hal lain yang sangat penting adalah penetapan tingkat risiko yang ada pada bisnis Anda. Melalui penilaian ini, pelaku usaha bisa mengetahui skala usaha dalam sistem OSS RBA dengan lebih baik.

Pemerintah melakukan penilaian berdasarkan analisis risiko serta peringkat skala kegiatan usaha. Skala tersebut terdiri dari usaha mikro, kecil, menengah, hingga besar. Nantinya, tingkat risiko inilah yang akan menentukan jenis perizinan usaha yang wajib Anda miliki.

3. Klasifikasi Tingkat Risiko Usaha

Dokumen NIB berbasis risiko memuat sejumlah informasi penting mengenai klasifikasi usaha Anda. Secara umum, klasifikasi risiko usaha terdiri dari tiga tingkatan utama, yaitu rendah, menengah, dan tinggi.

Untuk tingkat menengah, pemerintah membaginya lagi menjadi kategori menengah rendah dan menengah tinggi. Adanya klasifikasi ini mewajibkan pengusaha untuk mengurus izin sesuai tingkat bahayanya. Ada usaha yang cukup menggunakan NIB saja, namun ada pula yang wajib melengkapinya dengan Sertifikat Standar atau izin khusus lainnya.

Dapatkan Izin Usaha Berbasis Risiko dengan Cepat dan Mudah!

Apakah Anda merupakan salah satu pengusaha yang hendak mengurus perizinan usaha berbasis risiko dalam waktu dekat? Namun, Anda mungkin masih bingung mengenai mekanisme pengurusannya yang cukup kompleks. Sekarang Anda tidak perlu khawatir karena layanan dari Legalist Indonesia hadir sebagai solusi paling tepat.

Anda berkesempatan menikmati sejumlah layanan menarik serta konsultasi profesional bersama tim kami. Oleh karena itu, jika Anda membutuhkan izin usaha berbasis risiko, jangan sampai salah pilih mitra. Segera hubungi tim layanan pelanggan kami melalui situs resmi Legalist Indonesia atau kunjungi akun Instagram resmi @legalistindonesia. Percayakan saja pada Legalist yang sudah terbukti berpengalaman dalam menangani ribuan klien dengan kualitas yang terjamin.