Cara Menambah KBLI PT: Panduan Legalitas & Proses di OSS
Perusahaan dapat memperluas bisnis dengan menambahkan kegiatan usaha baru. Namun, pemilik tidak cukup hanya menyiapkan produk, tenaga kerja, dan strategi pemasaran. Mereka juga perlu memastikan kegiatan tersebut sesuai dengan data legalitas perusahaan.
KBLI menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena kode ini mengelompokkan kegiatan ekonomi berdasarkan jenis aktivitas usaha. Karena itu, pemilik perlu memilih kode yang benar-benar menggambarkan kegiatan perusahaan.
Bagi pemilik yang mencari cara menambah KBLI PT, prosesnya tidak sekadar membuka menu perubahan pada OSS. Pemilik perlu memeriksa Anggaran Dasar, menentukan kode yang sesuai, melihat status Perizinan Berusaha, lalu mengikuti mekanisme yang tersedia.
Mengapa PT Perlu Menambah KBLI?
PT perlu menambah KBLI ketika perusahaan ingin menjalankan kegiatan yang belum tercantum dalam data usahanya. Misalnya, perusahaan yang sebelumnya bergerak dalam perdagangan ingin menambahkan kegiatan jasa sebagai lini bisnis baru.
Penambahan tersebut membantu perusahaan menjaga kesesuaian antara aktivitas nyata dan data legalitas. Selain itu, kegiatan baru dapat memiliki kebutuhan Perizinan Berusaha yang berbeda dari kegiatan sebelumnya.
Namun, pemilik tidak sebaiknya menambahkan kode hanya sebagai cadangan. Setiap KBLI harus memiliki hubungan yang jelas dengan kegiatan yang benar-benar akan perusahaan jalankan.
Saat ini, OSS menggunakan KBLI 2025 untuk mengklasifikasikan kegiatan usaha. Karena itu, pemilik perlu membaca uraian kode secara menyeluruh sebelum menentukan kegiatan yang sesuai.
Apa yang Perlu Dicek Sebelum Menambah KBLI?
Sebelum melakukan perubahan, pemilik perlu memastikan kegiatan baru sesuai dengan dokumen perseroan dan kebutuhan bisnis.
1. Periksa Anggaran Dasar dan Kegiatan Usaha
Pertama, periksa maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam Anggaran Dasar PT. Jika kegiatan baru masih berada dalam ruang lingkup yang tercantum, pemilik dapat melanjutkan pemeriksaan pada OSS.
Sebaliknya, jika kegiatan tersebut berada di luar ruang lingkup Anggaran Dasar, perusahaan mungkin perlu melakukan perubahan dokumen perseroan terlebih dahulu.
Langkah ini penting karena data OSS sebaiknya tetap selaras dengan dokumen resmi perusahaan.
2. Tentukan KBLI dan Perizinannya
Setelah itu, tentukan kode KBLI yang sesuai dengan aktivitas baru. Jangan memilih kode hanya berdasarkan nama yang terlihat paling mirip. Baca uraian dan ruang lingkup kegiatan, kemudian cocokkan dengan produk atau jasa yang akan perusahaan tawarkan.
Selanjutnya, periksa tingkat risiko dan persyaratan kegiatan tersebut. Pemerintah menggunakan pendekatan berbasis risiko dalam penyelenggaraan Perizinan Berusaha, sehingga setiap kegiatan dapat memiliki kewajiban yang berbeda.
Cara Menambah KBLI PT Melalui OSS
Pelaku usaha perlu memilih mekanisme berdasarkan kondisi kegiatan dan status Perizinan Berusaha. OSS tidak selalu menggunakan satu jalur untuk seluruh perubahan KBLI.
Cara Menambah KBLI PT Berdasarkan Status Perizinan
Jika proses perizinan tertentu belum selesai, sistem dapat menyediakan mekanisme perubahan melalui pembatalan permohonan sesuai kondisi kegiatan.
Sementara itu, kegiatan yang sudah memiliki Sertifikat Standar terverifikasi atau Izin yang telah terbit dapat mengikuti mekanisme pencabutan nonlikuidasi sesuai ketentuan OSS.
Karena itu, pemilik perlu memeriksa status perizinan sebelum memilih menu. Setelah perubahan selesai, periksa kembali data kegiatan dan Perizinan Berusaha untuk memastikan informasi sudah sesuai.
Apakah Penambahan KBLI Mengubah NIB?
Penambahan KBLI tidak otomatis membuat perusahaan harus membuat NIB baru. NIB berfungsi sebagai identitas pelaku usaha dalam sistem OSS, sedangkan KBLI menggambarkan kegiatan ekonomi yang dijalankan.
Dengan demikian, pemilik perlu membedakan identitas perusahaan dengan data kegiatan usaha. Setelah melakukan perubahan, periksa kembali data NIB dan kegiatan pada OSS untuk memastikan informasi terbaru sudah tercatat.
Apakah Penambahan KBLI Membutuhkan Perubahan Akta?
Penambahan KBLI tidak selalu membutuhkan akta baru. Kebutuhan perubahan dokumen perseroan bergantung pada hubungan kegiatan baru dengan maksud dan tujuan serta Anggaran Dasar.
Jika kegiatan baru berada di luar ruang lingkup perseroan, perusahaan dapat membutuhkan perubahan Anggaran Dasar sebelum melanjutkan proses legalitas.
Sebaliknya, perusahaan tidak otomatis membutuhkan akta baru apabila kegiatan tersebut masih sesuai dengan ruang lingkup yang sudah tercantum.
Karena itu, pemeriksaan Anggaran Dasar sebaiknya menjadi salah satu langkah awal sebelum perusahaan mengubah data kegiatan.
Baca Juga: Jasa Pembuatan PT Cengkareng: Urus Legalitas Sebelum Bisnis!
Apa Bedanya Menambah KBLI dengan Konversi KBLI 2025?
Pemilik juga perlu membedakan penambahan kegiatan dengan konversi KBLI 2020 ke KBLI 2025.
Penambahan KBLI terjadi ketika perusahaan benar-benar ingin menjalankan aktivitas baru. Sementara itu, konversi KBLI berkaitan dengan penyesuaian klasifikasi kegiatan akibat pembaruan KBLI.
Jika perusahaan tidak mengubah substansi kegiatan, penerapan KBLI 2025 tidak otomatis mengharuskan pemilik mengurus perizinan baru. Pemerintah menyediakan mekanisme konversi berdasarkan hubungan antara klasifikasi sebelumnya dan KBLI 2025.
Namun, hubungan kode lama dan kode baru tidak selalu bersifat satu banding satu. Karena itu, pemilik perlu membaca uraian kegiatan sebelum menerima hasil konversi.
Jika perusahaan mengubah substansi, maksud, tujuan, atau ruang lingkup kegiatan, pemilik perlu menyesuaikan data dan legalitas sesuai perubahan tersebut.
Apa Dampak Penambahan KBLI terhadap Perizinan?
Penambahan kegiatan dapat memengaruhi Perizinan Berusaha karena pemerintah menentukan persyaratan berdasarkan tingkat risiko dan karakter kegiatan.
Kegiatan baru juga dapat membutuhkan PB UMKU atau persyaratan sektoral tertentu. Oleh sebab itu, pemilik tidak boleh menganggap pencatatan KBLI saja sudah cukup untuk menjalankan aktivitas baru.
Periksa seluruh persyaratan sebelum perusahaan mulai beroperasi. Langkah tersebut membantu menjaga kegiatan bisnis tetap sejalan dengan kewajiban legalitas yang berlaku.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Jangan memilih KBLI hanya berdasarkan nama yang paling mirip. Pastikan uraian kode benar-benar mencakup aktivitas perusahaan.
Selain itu, jangan mengabaikan Anggaran Dasar. Cocokkan kegiatan baru dengan maksud dan tujuan perseroan sebelum melakukan perubahan.
Pemilik juga sebaiknya tidak menghapus atau mengganti KBLI secara terburu-buru. Periksa terlebih dahulu perizinan yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.
Terakhir, simpan dokumen dan hasil perubahan setelah proses selesai. Arsip tersebut dapat membantu perusahaan ketika melakukan pemeriksaan legalitas pada kemudian hari.
Butuh Bantuan Menambah KBLI?
Memahami cara menambah KBLI PT membantu perusahaan memperluas kegiatan dengan data legalitas yang lebih tertata. Namun, proses tersebut tetap membutuhkan pemeriksaan terhadap Anggaran Dasar, KBLI, NIB, OSS, dan Perizinan Berusaha.
Legalist Indonesia menyediakan Jasa Pembuatan PT, PT PMA, Jasa Pendirian CV, Jasa Pembuatan Surat Izin Usaha, serta berbagai layanan legalitas usaha lainnya.
Penutup
Dengan menyesuaikan kegiatan usaha dan legalitas sejak awal, perusahaan dapat mengembangkan lini bisnis baru secara lebih terarah sekaligus mengurangi risiko ketidaksesuaian administrasi.
Segera hubungi tim layanan pelanggan kami melalui Whatsapp resmi atau akun Instagram kami di @legalistindonesia untuk mendapatkan solusi penataan izin usaha terbaik sekarang juga. Untuk berita dan kebijakan terbaru, kunjungi situs resmi Legalist Indonesia. Kami siap mengawal setiap tahapan pengurusan izin usaha Anda hingga seluruh surat keputusan pengesahan negara terbit dengan sempurna.







