Mengurus PT di Indonesia kini memiliki aturan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Perubahan kebijakan pemerintah seringkali membuat persyaratan pendirian PT ikut berubah.
Jika Anda jarang mengikuti perkembangan regulasi, wajar jika Anda merasa bingung. Oleh karena itu, kami merangkum poin penting untuk membantu pelaku usaha baru dalam mendirikan PT.
Hal Penting Sebelum Mengurus PT
Pastikan Anda memperhatikan poin-poin berikut ini. Jangan lupa untuk berkonsultasi sebelum mulai mengurus perseroan terbatas. Meluangkan waktu beberapa menit untuk membaca update terbaru jauh lebih baik daripada terhambat di tengah jalan.
1. SIUP, TDP, dan SKU Sudah Tidak Berlaku
Apakah Anda terakhir kali mengurus PT pada tahun 2011? Jika iya, Anda mungkin mengenal istilah SIUP. Dulu, pengusaha harus mengajukan SIUP ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai domisili.

Namun, sistem tersebut sudah tidak berlaku lagi. Sejak adanya Undang-Undang Cipta Kerja, pemerintah menyederhanakan izin usaha. Kini, SIUP, TDP, dan SKU telah digantikan oleh satu sistem terpadu. Dasar legalitas usaha saat ini adalah NIB (Nomor Induk Berusaha).
2. Memahami Sistem OSS RBA
Online Single Submission (OSS) adalah sistem utama untuk melegalkan usaha di Indonesia. Saat ini, sistem yang digunakan adalah OSS RBA (Risk Based Approach) atau Berbasis Risiko.

Artinya, syarat izin usaha bergantung pada tingkat risiko bisnis Anda (rendah, menengah, atau tinggi). Sebelum menggunakan OSS, Anda harus memahami:
Cara mengoperasikan dashboard OSS.
Memilih kategori risiko usaha yang tepat.
Cara mengatasi pesan error pada sistem.
Update terbaru mengenai regulasi teknis.
Karena sistemnya cukup kompleks, banyak pelaku usaha di wilayah Bogor dan sekitarnya memilih menggunakan Jasa Pembuatan PT Bogor untuk efisiensi waktu.
3. Keperluan Akta Notaris
Akta notaris adalah dokumen penting dalam pendirian badan hukum. Namun, ada perbedaan mendasar yang perlu Anda ketahui:
PT Biasa: Wajib menggunakan akta notaris. Biaya jasanya mulai dari Rp3 jutaan.
PT Perorangan: Tidak membutuhkan akta notaris. Inilah alasan mengapa biaya PT Perorangan jauh lebih terjangkau.
4. Mengenal Kode KBLI
KBLI atau Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia adalah penggolongan bidang usaha menggunakan kode tertentu. Anda harus menentukan kode yang spesifik agar izin usaha Anda valid. Sebagai contoh, KBLI kategori A (Pertanian) memiliki cabang detail seperti:
Pertanian Tanaman & Peternakan.
Pengelolaan Perhutanan.
Perikanan.
Pastikan Anda memilih kode KBLI yang paling sesuai dengan aktivitas bisnis Anda sebelum mendaftar.
5. Syarat Administratif Pendirian PT
Agar proses tidak terhambat, siapkan dokumen berikut ini sebelum menghubungi jasa pengurusan:
Dokumen Pribadi:
Fotokopi KTP dan NPWP (Minimal 2 orang pemegang saham).
Fotokopi KTP dan NPWP pengurus (Direktur dan Komisaris).
Perjanjian Pemisahan Harta (Jika ada).
Syarat Formal PT:
Nama PT yang sesuai aturan (tidak boleh asal).
Struktur permodalan (Modal dasar minimal Rp51.000.000).
Susunan pemegang saham (Wajib WNI untuk PT lokal).
Pengesahan dari Kemenkumham RI.
Solusi Pendirian PT Cepat dan Mudah
Apakah Anda mengalami kendala atau bingung harus mulai dari mana? Segera hubungi Legalist.id. Kami adalah konsultan perizinan profesional dengan pengalaman lebih dari 5 tahun.
Mengapa memilih Legalist.id?
Paket Lengkap: Mulai dari 5 jutaan (Termasuk Akta, SK Kemenkumham, NIB, dan Izin Usaha).
Profesional: Berkas dijamin aman dan legal.
Kami juga melayani jasa pembuatan PT Perorangan, dibuat dengan cepat tanpa akta notaris biaya mulai dari 1 jutaan. Pilih layanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan mulai bisnis secara legal sekarang juga!





