Setiap individu yang terlibat dalam badan usaha harus memahami hak dan kewajiban Direksi PT. Hal ini sangat penting agar operasional perusahaan berjalan lancar dan sesuai hukum. Sebagai pengelola perusahaan, Direksi memegang tanggung jawab besar yang berpengaruh langsung pada kesuksesan bisnis.
Lantas, apa saja hak dan kewajiban mereka? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Direksi PT?
Sebelum membahas lebih jauh, mari kita kenali definisi Direksi. Menurut UUPT Pasal 1 Ayat 5 No. 40 Tahun 2007, Dewan Direksi adalah organ perseroan yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas kepentingan perusahaan.
Dalam menjalankan tugasnya, Direksi harus bertindak sesuai maksud dan tujuan PT. Selain itu, mereka berhak mewakili perusahaan baik di dalam maupun di luar pengadilan berdasarkan Anggaran Dasar (AD).
Hak-Hak Direksi Perseroan Terbatas
Setiap anggota Direksi memiliki hak tertentu untuk menunjang kinerja mereka. Berikut adalah daftar hak utama yang dimiliki Direksi PT:
Mewakili Perseroan: Berwenang mewakili perusahaan dalam segala urusan hukum, baik di dalam maupun di luar pengadilan.
Menerima Kompensasi: Berhak mendapatkan gaji, tunjangan, dan fasilitas lainnya sesuai ketentuan AD dan akta pendiriannya.
Menjalin Kerjasama: Memiliki wewenang untuk mengikat perseroan dengan pihak lain dalam hubungan bisnis.
Hak Membela Diri: Direksi boleh membela diri dalam forum RUPS jika menghadapi rencana pemberhentian sementara.
Memberikan Kuasa: Berhak menunjuk karyawan atau orang lain melalui kuasa tertulis untuk menjalankan tugas tertentu.
Wewenang Strategis: Berhak menyusun rancangan peleburan, penggabungan, atau pengambilalihan perusahaan.
Kewajiban Direksi Perseroan Terbatas
Selain hak, Direksi juga memiliki beban kewajiban yang diatur oleh undang-undang. Kewajiban ini bertujuan untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas:
Menyusun Laporan Tahunan: Wajib membuat dan menyampaikan laporan berkala kepada pemegang saham.
Mengutamakan Kepentingan PT: Harus menjalankan tugas murni demi kemajuan dan tujuan badan usaha.
Mengelola Administrasi: Wajib menyimpan daftar pemegang saham dan dokumen rahasia perusahaan lainnya.
Legalitas Anggaran Dasar: Melakukan pendaftaran akta pendirian dan mencatat setiap perubahan AD secara mendetail.
Perencanaan Strategis: Wajib menyusun RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan) dan RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perseroan).
Menjamin Operasional: Bertanggung jawab penuh untuk memastikan seluruh kegiatan perusahaan sesuai dengan visi misi.
Struktur Pendukung Direksi dalam Perusahaan
Direksi tidak bekerja sendiri. Mereka didukung oleh berbagai anggota dewan direksi untuk memastikan stabilitas perusahaan:
| Departemen | Fungsi Utama |
| SDM (Kebijakan) | Mengelola pelatihan karyawan dan evaluasi kinerja jabatan. |
| Internal Audit | Mengevaluasi keuangan agar perusahaan terhindar dari risiko kebangkrutan. |
| Sekretaris Perusahaan | Mendukung administrasi Direksi dan menjalin hubungan dengan investor. |
| Pengelolaan Risiko | Mitigasi risiko keuangan dan keamanan demi kelancaran bisnis. |
Melihat berbagai hak dan kewajiban direksi Perseroan Terbatas di atas, mungkin Anda berencana untuk mendirikan PT untuk mendukungΒ dan mengembangkan bisnis yang sedang dijalankan. Untuk membantu mendirikan PT dengan mudah dan proses cepat, maka Anda dapat menggunakan layanan resmi di Legalist.





